Apatu.net?Aku Ingin Tahu |
|
|
|
![]() |
![]() |


|
No Comments
|
|
|
March 24th, 2009
Filed under:
IPTEK
|
|
|
Sejak 5000 tahun yang lalu orang mengetahui cara membuat jambangan tanah liat mereka menjadi lebih kuat dan kedap air, dengan cara dibakar. Orang segera menyadari bahwa sifat-sifat tanah liat akan berubah sama sekali bila dibakar. Penggunaan tanah liat meluas dari membuat bejana kecil menjadi bahan bangunan. Batu bata dan ubin yang dibuat dari tanah liat, antara lain, adalah bahan campuran yang pertama. Lukisan dinding di Mesir dari zaman 5.000 tahun yang lalu menunjukkan pekerja tanah liat sedang membuat batu bata dan aneka jambangan seperti itu. Read the rest of this entry » |
|
|
March 24th, 2009
Filed under:
IPTEK
|
|
|
Kemudian, masih pada abad ke-19, ahli kimia memutuskan untuk mencari bahan manufaktur pengganti, yang lebih murah. Pada tahun 1869, John Hyatt menemukan Seluloid pada waktu mencoba untuk menemukan bahan pengganti untuk gading. Ini adalah bahan yang revolusioner yang tangguh dan dapat ditempa; penemuan ini mengawali golombang ahli kimia mengambangkan bahan sintesis baru. Read the rest of this entry » |
|
|
March 24th, 2009
Filed under:
Uncategorized
|
|
|
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging! |
|


Tanah liat diyakini telah digunakan untuk membuat barang-barang keramik selama sedikitnya 15.000 tahun. Jelas, ada pecahan-pecahan jambangan dari tanah liat yang ditemukan berasal dari periode Neolitikum, lebih dari 10.000 tahun yang lalu.
Plastik dibuat melalui proses kimia yang disebut polimerisasi. Bahkan, tanpa teknologi dan pengetahuan mutakhir, ahli kimia pada abad kesembilan belas sudah memahami cara membuat plastik. Plastik pertama, vinil klorida, dibuat pada tahun 1838. tidak lama kemudian plastik ini diikuti dengan sitren pada tahun 1839, akrilik pada tahun 1843, dan poliester pada tahun 1847. Namun, pada waktu itu, tidak seorang pun yang menyadari potensi dari penggunaannya.